Image of POLA PENGGUNAANOBAT ANTIHIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN DI POLI SPESIALIS PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TALANG UBI PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR PERIODE JANUARI-MARET 2020

KTI

POLA PENGGUNAANOBAT ANTIHIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN DI POLI SPESIALIS PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TALANG UBI PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR PERIODE JANUARI-MARET 2020



RINGKASAN
Telah dilakukan penelitian tentang pola penggunaan obat antihipertensi pasien rawat jalan di poli spesialis penyakit dalam rumah sakit umum daerah Talang Ubi Penukal Abab Lematang Ilir periode Januari-Maret 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi rawat jalan di poli spesialis penyakit dalam RSUD Talang Ubi PALI periode Januari-Maret 2020 dan untuk mengetahui obat antihipertensi jenis apa yang paling banyak diresepkan. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan mengambil data sekunder yang berasal dari seluruh rekam medis pasien hipertensi rawat jalan yang ada di RSUD Talang Ubi PALI periode Januari- Maret 2020. Populasi penelitian ini adalah semua pasien yang didiagnosa penyakit hipertensi rawat jalan di RSUD Talang Ubi PALI. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosa hipertensi di RSUD Talang Ubi PALI periode Januari-Maret 2020 yang telah memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian 77 data rekam medik pasien berdasarkan jenis kelamin pasien pasien perempuan yaitu sebanyak 46 orang (59,74%) dan pasien laki-laki sebanyak 31 orang (40,26%), berdasarkan usia 56-65 tahun (48,05%), berdasarkan tingkat hipertensi hipertensi stage 2 (68,83%), berdasarkan golongan dan jenis obat hipertensi golongan obat antihipertensi yang banyak digunakan pasien adalah golongan calcium channel bloker (CCB) (87,01%), diikuti golongan angiotensin II receptor blocker (ARB) (67,53%), diuretik (24,65%), beta bloker (5,19%) dan golongan angiotensin converting enzyme inhibitor (ACEI) (5,19%), berdasarkan peresepan sediaan obat kombinasi yang paling banyak digunakan pada pengobatan pasien yang didiagnosa hipertensi stage 2 adalah kombinasi golongan CCB (Calcium Channel Bloker) dengan ARB (Angiotensin Reseptor Bloker) (51,96%) yaitu amlodipin dengan candesartan. Obat antihipertensi terbanyak yang diresepkan pada pasien hipertensi rawat jalan adalah amlodipin sebesar (87,01%).


Ketersediaan

B07471615.4 Sur pMy LibraryTersedia
B07472615.4 Sur pMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
615.4 Sur p
Penerbit STIFI-BP : Palembang.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
615.4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this