<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5101">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI FORMALIN DAN BORAKS MENGGUNAKAN EKSTRAK ETANOL-ASAM ASETAT 1% KULIT BUAH NAGA MERAH  (Hylocereus selenicereus)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>OKTA LIA FANDORA   NIM:190102030</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palembang</placeTerm>
   <publisher>STIFI-BP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">KTI</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN &#13;
Penelitian yang berjudul “Identifikasi Formalin dan Boraks Menggunakan Ekstrak Etanol-Asam Asetat 1% Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus selenicereus)” bertujuan untuk mengetahui apakah kulit buah naga merah dapat digunakan sebagai alat uji untuk identifikasi formalin dan boraks pada tahu menggunakan metode kualitatif. Tahap pertama yang dilakukan adalah membuat perbandingan antara sampel kulit buah naga merah dan pelarut etanol 70% dalam suasana asam 1 : 10. Kemudian dilakukan ekstraksi sampel kulit buah naga merah dengan proses maserasi selama 24 jam, setelah itu ampas dimaserasi kembali selama 24 jam pelarut yang sama yang telah diasamkan dengan asam asetat 1%. Setelah itu mengukur pengaruh konsentrasi formalin dan boraks terhadap warna dan pH ekstrak etanol-asam asetat 1% kulit buah naga merah dengan cara dimasukan masing-masing ke dalam tabung reaksi, amati warna dan catat pH campuran. Kemudian identifikasi sampel tahu yang direndam dalam larutan formalin 1% dan larutan boraks 1,25% dan 1,75% selama 2 jam, haluskan dan rendam dalam 10 mL aquadest selama 30 menit, filtrat dan residu disaring. &#13;
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ekstrak etanol-asam asetat 1% kulit buah naga merah sebagai identifikasi formalin dan boraks pada tahu putih didapatkan hasil yang menunjukan bahwa tahu putih yang mengandung formalin akan tetap berwarna merah dan tahu putih yang mengandung boraks memiliki warna ungu terang semakin tinggi konsentrasi boraks maka semakin terang warna yang dihasilkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>KTI Kimia 2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ahmad Fatoni dan Septiani Martha</topic>
 </subject>
 <classification>540</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STIFI BHAKTI PERTIWI PALEMBANG Jl. Ariodillah III No.22A, RT.27 / RW.9, Kel.20 Ilir D.IV , Kec.Ilir Timur I, 30128, Kota Palembang, Sumatera Selatan.  Telp (0711) 315579 Fax (0711) 358930 Email : perpustakaanstifibp@gmail.com</physicalLocation>
  <shelfLocator>540 Fan i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B10340</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>540 Fan i</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B10341</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>540 Fan i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>KTI.jpg.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5101</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-07 08:54:13</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-07 08:55:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>