<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1199">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEK ANALGETIK INFUSA DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN YANG DI INDUKSI FORMALIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RENAIS LARASARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palembang</placeTerm>
   <publisher>STIFI-BP</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">KTI</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
&#13;
	Telah dilakukan penelitian uji efek analgetik infusa daun kemangi (Ocimum sanctum L) terhadap mencit putih jantan yang diinduksi formalin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek analgetik dari infusa daun kemangi (Ocimum sanctum L) dan pada variasi konsentrasi yang mana yang lebih tinggi memberikan efek analgetik pada mencit putih jantan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Metode Formalin. Pada metode ini mencit diberi induksi formalin sebanyak 0,5 ml secara intraplantar setelah satu jam pemberian sediaan uji. Jumlah sampel sebanyak 20 ekor mencit putih jantan. Hewan yang digunakan dipuasakan selama ± 18 jam namun tetap diberikan air minum. Mencit ditimbang berat badannya kemudian dikelompokkan secara acak, masing-masing kelompok diberikan sediaan uji secara peroral sesuai berat badan. Setelah satu jam pemberian sediaan uji, mencit diinduksi dengan formalin. Setelah itu diamati respon dan dicatat jumlah dari jilatan kaki yang ditunjukkan mencit. Menggunakan tiga variasi konsentarsi infusa yaitu konsentrasi 5%, konsentrasi 10% dan konsentrasi 20%. Kelompok infusa konsentrasi 20% memiliki jumlah jilatan yang lebih rendah dari ketiga konsentrasi lainnya. Hal ini menunjukkan adanya efek analgetik yang tinggi pada infusa konsentrasi 20% diantara ketiga konsentrasi lainnya.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Masayu Azizah dan Ade Arinia Rasyad</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KTI Farmakologi,2018</topic>
 </subject>
 <classification>615.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STIFI BHAKTI PERTIWI PALEMBANG Jl. Ariodillah III No.22A, RT.27 / RW.9, Kel.20 Ilir D.IV , Kec.Ilir Timur I, 30128, Kota Palembang, Sumatera Selatan.  Telp (0711) 315579 Fax (0711) 358930 Email : perpustakaanstifibp@gmail.com</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.1 Lar u</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B05572</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>615.1 Lar u</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B05573</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>615.1 Lar u</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>KTI.jpg.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1199</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-02 15:28:42</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-09 13:39:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>